Manfaat Seni Bagi Perkembangan Kecerdasan Anak

Ajarkan anak tentang seni sejak dini. Seni memberi manfaat bagi perkemabngan kecerdasan anak. Memperkenalkan anak pada seni tidak hanya akan membuat mereka kreatif tapi juga menjaga sisi psikologis mereka. Manfaat seni bagi perkembangan anak bisa terlihat secara langsung. Dan orang tua bisa menilai sendiri secara nyata manfaat seni bagi perkembangan kecerdasan anak.

Secara alami semua anak munyukai seni. Melukis, menggambar, mewarnai, bermain peran, atau bermain musik. Sayangnya, sekolah seni itu mahal. Akhirnya, banyak orang tua yang tidak memberikan pendidikan seni pada nak-anaknya. Padahal seni sangat penting bagi perkembangan kecerdasan anak, terutama anak usia dini.

Secara fisik otak manusia terdiri dari dua bagian, otak kanan dan otak kiri. Otak kiri digunakan untuk berpikir logika dan menganalisa proses. Otak bagina inilah yang berperan dan dilatih ketika anak belajar matematika, membaca, dan belajar tentang ilmu pengetahuna alam. Sedangkan otak kanan mengatur emosi, intuisi, dan kreatifitas. Otak kiri inilah yang digunakan ketika seorang anak belajar kesenian. Bagian inilah yang tidak diperhatikan oleh sebagian besar sekolah Indonesia. padahal justru bagian inilah yang penting bagi perkembangan kecerdasan anak.

Untuk mencapai kecerdasan yang optimal, kedua bagian otak harus terus distimulai bersamaan. Ketika kedua bagian otak ini bekerja secara seimbang, maka potensi anak akan melejit. Anak akan cerdas secara logika dan secara emosi. Kedepannya anak menjadi orang yang tidak hanya cerdaas tapi juga berbudi luhur. Siapa yang tidak ingin punya generasi cerdas dan berakhlak mulia? Nah, hal ini hanya bisa dicapai ketika orang tua mampu dan mau memfasilitasi anak untuk mendapat pendidikan yang menstimulasi kedua bagian otak.

Seni berkaitan erat dengan perkembangan otak kanan anak. Itulah sebabnya diawal masa belajarnya anak diajarkan untuk berkreasi. Kreasi bisa datang dari mana saja. Mereka bisa bermain pasir, bermain lumpur, atau memainkan permainan berbau kesenian sederhana. Mereka bisa saj bermain rumah-rumahan, bermain jual beli, atau permaian yang termasuk kategori bermain peran lainnya. Permaian-permainan inilah yang mengasah kecerdasan anak lebih baik dari pada belajar bentuk angka dan huruf setiap hari.

Dengan memperbanyak belajar seni, anak akan belajar bagaimana berpikir kreatif dan terbuka. Artinya anak tidak akan berpikiran sempit nantinya ketika dewasa. Mereka akan mudah menerima perbedaan tanpa harus menciptakan konflik. Karena seni didalamnya mengindikasikan perbedaan. Mereka juga akan belajar bagaimana mengobservasi dan mendeskripsikan sesuatu. Seni tidak bisa dipelajari dalam waktu yang singkat, perlu latihan secara terus menerus untuk bisa mahir. Selain itu seni juga terusmenrus berkembang karena tidak ada rumus baku didalam dunia seni. Yang dinilai dalam seni adalah kreatifitasnya bukan sebarapa banyak karya yang telah dibuatnya.

Seni juga mengajarkan tentang kebebasan berekspresi dalam bentuk yang berbeda. Seseorang yang sedang sedih bisa mengekspresikannya melalui karyanya seperti menyanyikan lagu sedih, melukis sebuah karya yang menyiratkankesedihannya, atau menari tentang tarian kesedihan. Ekspresi menjelaskan kalimat sesulit apapun yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata.

Masih banyak lagi berbagai manfaat seni bagi perkembangan kecerdasan anak. Itulah kenapa, ada baiknya bagi pemerintah untuk memberi pemahan kepada para pengajar dan peserta didik tentang pentingnya seni bagi anak. Manfaat seni bagi perkembangan kecerdasan anak efeknya jangka panjang. Dan harus diajarkan sejak dini, karena disaat itulah usia emas perkembangan kecerdasan anak. Jangan biarkan usia emas antara 1-5 tahun lepas begitu saja.

Related posts: