Guru Privat SD SMP SMA, Guru Multitasking

Ayah dan ibu nih biasanya yang bingung cari guru privat buat anaknya dimana ya? Apalagi kalau anaknya lebih dari satu. Jenjangnya beda-beda pula. Ada tidak ya guru privat sd smp sma. Maksudnya yang bisa sekalian ngajar anak sd smp sma begitu. Guru privat sd smp sma itu dibutuhkan supaya anak sekalian belajarnya dengan satu orang.

guru privat sd smp sma

Biasanya guru privat seperti ini sedikit sulit dicari karena memang harus guru yang berkualitas. Karena mengajar dalam satu waktu di jenjang yang berbeda perlu konsentrasi yang tinggi. Guru ini adalah guru yang benar-benar multitasking. Mengajar tiga orang yang jenjangnya sama saja sudah cukup menguras energi apalagi mengajar dengan jenjang yang berbeda.

Kenapa disebut sebagai guru multitasking?

Pertama, guru ini harus memahami kepribadian setiap anak. Anak yang usia sd kepribadiannya seperti apa, kalau sedang ngambek atau marah harus dihadapi dengan cara apa. Begitupun juga dengan anak usia smp dan smanya.
Nah, si guru harus memikirkan bagaimana menyatukan ketiga pribadi ini dalam satu meja. Karena usianya saja sudah berbeda, tentu usia kedewasaan pun berbeda. Ada kalanya anak usia sd sudah menurut pada instruksi tapi anak smpnya masih suka main-main. Dan yang sma lebih sibuk dengan gadgetnya. Mereka semua harus disatukan dulu dalam satu dunia belajar baru sang guru bisa memulai kelas privatnya.

Kedua, si guru juga harus memikirkan gaya belajar apa yang cocok untuk ketiganya. Anak sd berbeda pemahamannya dengan anak smp, begitu juga dengan anak sma. Mereka tidak mungkin diajarkan gaya yang sama. Cara menyampaikan materi antara satu anak dengan anak yang lain pun berbeda. Tidak bisa disamakan karena jenjangnya saja sudah berbeda.

Ketiga, menyiapkan materinya juga harus ekstra. Ketiga orang anak dengan berbeda jenjang tentu membutuhkan persiapan yang lebih matang dari pada persiapan mengajar les dengan jenjang pendidikan yang sama.

Harus dibedakan antara materi anak sd, smp, dan sma sesuai dengan standar kompetensinya. Kalaupun si guru menggunakan alat peraga untuk mengajar anak-anak didiknya pun harus dibedakan tingkat kesulitannya. Itulah sebabnya persiapan seorang guru multitasking ini membutuhkan lebih banyak waktu.

Keempat, mengukur indeks keberhasilan anak-anak juga memerlukan format yang harus disesuaikan dengan kondisi perkembangan belajar masing-masing anak. Sang guru juga harus menetapkan standar penilaian yang berbeda pada setiap anak sesuai dengan jenjangnya. Hal ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar keberhasilan si guru itu sendiri dalam mengajari anak didiknya.

Kelima, merivew hasil belajar setiap anak setiap kali selesai belajar. Tujuannya supaya guru tahu sebatas mana perkembangan anak. Karena disini ada tiga anak yang berbeda, maka harus ada riview dari setiap anak dalam satu pertemuan.

Dalam riview ini anak tidak bisa diberi pertanyaan yang sama, tapi harus ditanya dengan pertanyaan yang berbeda satu persatu. Bahkan, kalau gurunya ingin membuat kuis sebagai alternatif permainan ketika belajar, si guru harus membuat kuis dengan pertanyaan untuk level yang berbeda. Itulah sebabnya si guru harus benar-benar kreatif bahkan untuk membuat riview bersama sekalipun.

Seorang guru bertanggung jawab besar terhadap keberhasilan anak didiknya. Terlebih lagi seorang guru privat sd smp sma yang mempunyai tugas yang lebih banyak dari guru pengajar individu. Untuk itulah sepatutnya ada apresiasi lebih bagi guru privat sd smp sma atas segala usahanya.

Related posts: