Agar Tidak Salah Paham, Kenali Gaya Belajar Kamu Lebih Dulu

“Aduh….sudah membaca bab revolusi industri koq gak ada yang nyangkut di otak ya?”. Begitu kata salah seorang temanmu. Apa kamu juga begitu? Kalau iya, berarti kamu tidak bisa belajar dengan gaya belajar seperti itu. coba kamu belajar dengan cara mendengar orang lain yang membaca siapa tahu lebih membantu. Sebelum kamu belajar kamu harus tahu apa gaya belajarmu dulu.

gaya-belajar

Apa itu gaya belajar?

Pakar pendidikan Deporter dan Hernacki menjelaskan bahwa gaya belajar adalah kombinasi dari menyerap, mengatur, dan mengolah informasi. Itulah kenapa kemampuan menyerap pelajaran setiap orang berbeda-beda karena perbedaan gaya belajar yang mereka miliki menentukan keberhasilan seseorang dalam memahami pelajaran.

Untuk itulah penting bagi kamu untuk mengetahi apa gaya belajarmu. Supaya kamu bisa tahu cara belajar terbaik yang sesuai untukmu. Gaya belajar manusia ada tiga, yaitu  Visual, Auditori, dan Kinestetik. Ketika gaya belajar inilah yang nantinya akan menentukan kesuksesanmu dalam memahami setiap materi yang kamu pelajari.

Visual Learners ( Gaya Belajar Visual)

Gaya belajar visual ini cocok untuk kamu yang hobi membaca. Karena visual itu artinya penglihatan, jadi kamu akan mudah memahami pelajaran kalau kamu melihatnya dengan jelas. Dengan membaca secara singkat saja kamu sudah bisa memamahi materi yang sedang kamu pelajari.

Kalau gaya belajarmu adalah tipe visual kamu bisa mewarnai tulisan-tulisan dibukumu dengan stabilo. Kamu juga bisa menggunakan pena berwarna-warni agar kamu mudah menghafal rumus-rumus atau istilah yang rumit. Penggunaan warna pada tulisan bisa mempertajam daya ingatmu hingga 85% lho.

Auditori Learners ( Gaya belajar Auditori)

Gaya belajar auditori ini buat kamu yang suka mendengarkan musik atau radio. Auditori lebih menitik beratkan pada pendengaran. Orang-orang denga gaya belajar auditori harus mendengar penjelasan dulu dari gurunya atau mendengar teman-teman lainnya berdikusi tentang sebuah materi pelajaran untuk memahami pelajaran itu sendiri.

Kamu yang gaya belajarnya Auditori lebih asyik kalau kamu belajar dengan cara merekam penjelasan gurumu. Setelah itu kamu bisa memutar sendiri rekaman itu kalau kamu mau belajar. Sembari mendengar rekaman itu, kamu bisa mengerjakan latihan soal-latihan yang ada di bukumu. Dengan begini kamu akan lebih mudah mengingatnya.

Kinestetik Learners ( Gaya Belajar Kinestetik)

Gaya belajar kinestetik ini sangat pas buat kamu yang aktif. Karena kinestetik adalah gaya belajar dengan menggunakan indera perasa. Kamu perlu menyentuh objek yang sedang kamu pelajari untuk bisa mengingatnya. Tipe kinestetik itu tidak bisa diam saja sambil mendengar atau hanya melihat gambar. Kamu harus melihatnya dalam bentuk kegiatan nyata.

Untuk kamu yang gaya belajarnya kinestetik. Kamu bisa mempraktekkan apa yang sudah kamu pelajari di sekolah. Contohnya kamu di kelas belajar tentang teori gravitasi, maka untuk bisa memahaminya kamu perlu mempraktekkan bagaimana sebuah benda jatuh dan menghitung berapa detik waktu benda itu jatuh. Atau kalau disekolah belajar tentang teori maka biasanya kamu akan mendengar sambil menulisnya.

Setiap orang punya gaya belajarnya masing-masing. Karena itu kamu akan capek kalau memaksakan diri membaca materi tapi tidak ada satu pun yang bisa kamu ingat karena kamu itu auditori, belajar dengan mendengar lebih tepat untukmu. Atau kalau kamu tidak suka membaca dan kamu kurang nyambung kalau berkomunikasi itu artinya kamu mempunyai gaya belajar kinestetik. Belajarlah dengan cara sesuai gaya belajarmu karena itu akan mempermudah kamu dalam memahami setiap apa yang kamu pelajari.